Beranda / Berita / Jelang Perayaan Natal dan Tahun Baru, Ketua PP PMKRI Ajak Mahasiswa Jaga Kondusivitas dan Dukung Perpol 10/2025

Jelang Perayaan Natal dan Tahun Baru, Ketua PP PMKRI Ajak Mahasiswa Jaga Kondusivitas dan Dukung Perpol 10/2025

Img 20251231 Wa0008

Jakarta — Ketua Presidium Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP PMKRI) periode 2024–2026, Susana Florika Marianti Kandaimu, yang akrab disapa Susan, menyampaikan pernyataan sikap resmi dengan mengajak seluruh elemen mahasiswa di Indonesia, khususnya kader dan anggota PMKRI di seluruh cabang, untuk berperan aktif menjaga situasi keamanan, ketertiban, dan kondusivitas nasional menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2025.

Seruan tersebut disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab moral dan komitmen kebangsaan mahasiswa dalam merawat persatuan, toleransi, serta stabilitas sosial di tengah dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara.

Susan menegaskan bahwa perayaan Natal dan Tahun Baru bukan hanya momentum keagamaan bagi umat Kristiani, tetapi juga merupakan momen kebangsaan yang sarat dengan nilai kebersamaan, persaudaraan, dan refleksi atas perjalanan bangsa. Oleh karena itu, ia menilai penting bagi seluruh elemen mahasiswa untuk menahan diri, mengedepankan sikap dewasa, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi menimbulkan konflik, perpecahan, maupun keresahan di tengah masyarakat. Mahasiswa, menurutnya, harus hadir sebagai agen perdamaian yang mampu menebarkan pesan-pesan persatuan dan toleransi, Minggu (28/12/2025).

Lebih lanjut, Susan mengingatkan agar mahasiswa bijak dalam menyikapi informasi di ruang publik, khususnya di media sosial, yang kerap menjadi sarana penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan narasi provokatif menjelang momentum besar nasional maupun keagamaan. Ia mengajak seluruh kader PMKRI untuk mengedepankan nilai-nilai intelektualitas, etika, dan tanggung jawab sosial dalam menyampaikan pendapat, sehingga tidak mencederai ketertiban umum dan rasa aman masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Susan juga menyampaikan dukungan penuh PP PMKRI terhadap Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Perpol) Nomor 10 Tahun 2025, yang mengatur tentang penugasan anggota Polri di luar struktur organisasi Polri. Ia menilai bahwa regulasi tersebut merupakan langkah strategis dan progresif dalam rangka meningkatkan profesionalisme, fleksibilitas, serta efektivitas kinerja Polri dalam menjalankan tugas pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat, terutama dalam menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks.

Menurut Susan, Perpol Nomor 10 Tahun 2025 juga mencerminkan upaya institusional negara dalam memastikan bahwa kehadiran aparat kepolisian tetap adaptif terhadap kebutuhan nasional, tanpa mengesampingkan prinsip-prinsip hukum, akuntabilitas, dan transparansi. Ia menekankan bahwa penguatan regulasi tersebut perlu dipahami secara objektif dan konstruktif, bukan dipelintir menjadi isu yang menyesatkan atau digunakan sebagai alat provokasi politik.

Susan menegaskan bahwa PMKRI sebagai organisasi kemahasiswaan berbasis kader memiliki tanggung jawab historis dan ideologis untuk senantiasa berada di garis depan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. PMKRI, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mendorong terciptanya ruang dialog yang sehat antara mahasiswa, aparat keamanan, dan masyarakat sipil, guna memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas nasional, Minggu (28/12/2025).

Di akhir pernyataannya, Susan berharap agar seluruh kader PMKRI di berbagai daerah dapat berkontribusi secara nyata dalam menciptakan suasana yang aman, damai, dan penuh toleransi selama perayaan Natal dan Tahun Baru 2025. Ia juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjadikan momentum tersebut sebagai sarana memperkuat persaudaraan lintas iman, memperkokoh persatuan nasional, serta menumbuhkan semangat optimisme dalam menyongsong masa depan Indonesia yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *